Jun 16, 2015

Perbaikan Jalur Pantura Masih Berjalan

 
Jakarta, HanTer - Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Velix Vernando Wanggai menyatakan, kesiapan dan perbaikan jalur Pantai Utara, Pulau Jawa menghadapi arus mudik dan balik Lebaran masih berjalan.

"Perbaikan jalan yang saat ini sudah eksisting tetap akan digenjot, tetapi akan di dilihat ruas-ruas mana yang diaspal dan sekarang ruas menjadi jalan tol akan menjadi prioritas (Cikopo-Palimanan/Cipali)," ujar Velix kepada Harian Terbit saat ditemui di Gedung Kementrian PU di Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Meski dinilai sebagai proyek abadi setiap tahun, pihaknya mengaku jika proyek tersebut merupakan salah satu program dari Kementrian PU. Pasalnya program tersebut masuk dalam pemeliharaan dan perbaikan jalan.
"Ini kan memang menjadi program kita dan kita selalu memberikan perhatian. Di dalam program kan ada pemeliharaan ada reservasi jalan, reservasi jembatan," ungkapnya.

Velix beralasan ruksaknya sejumlah ruas jalan di jalur Pantura diakibatkan dari intensitas padat atas beban angkutan barang dan jasa yang melintas jalan penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah itu. Saat ditanya terkait besaran anggaran untuk perbaikan, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti, meski setiap tahun proyek perbaikan selalu dilakukan.

"Tentu dari tahun ke tahun pemeliharaan tetap menjadi prioritas kita, kita tidak bisa membiarkan jalan rusak begitu saja, tapi menjadi kewajiban Pemerintah memberikan pemeliharaan jalan," sanggahnya.
 

((Angga))

Kementerian PUPR Lantik Eselon II Di Lingkungan PUPR, Bagian Pertama

Selasa , 16 Jun 2015
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik pejabat eselon II di lingkungan Kementerian PUPR, Selasa (16/6). Pelantikan pejabat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 334/KPTS/M/2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan pelantikan dan pengambilan sumpah jabartan para pejabat Eselon II tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada Tuhan.

“Para pejabat tinggi pratama yang berasal dari Kementerian Pekerjaan umum dan Kementerian Perumahan Rakyat ini sekarang telah bergabung dalam satu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Saya berharap janji dan sumpah jabatan yang telah diucapkan bisa dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujar Basuki.

Lebih lanjut, Basuki menambahkan, dirinya meminta kepada para pejabat yang baru dilantik ini nantinya bisa bekerja dengan baik sebagai sebuah tim kerja serta mampu mendukung kinerja pimpinannya yakni para Eselon I yang telah dilantik sebelumnya. Selain itu, dirinya juga berharap agar suasana kerja bisa dibuat dengan nyaman baik oleh pimpinan maupun staf yang bekerja sehingga produktivitas kerja bisa lebih ditingkatkan lagi.

“Para pejabat harus bisa menjadi tim kerja yang saling mendukung dan tidak lupa kita juga harus tetap bersyukur dan berdoa kepada Allah agar Kementerian PUPR bisa kinerja para pegawai di Kementerian PUPR diliputi kedamaian, keindahan dan penuh pengampunan dari Allah,” tegasnya.
Menteri PUPR berpesan kepada para pendamping para pejabat baik yang mendapat promosi maupun ditempatkan di unit kerja yang baru untuk tetap memberikan dukungan sebaik-baiknya.

“Jangan sampai pola hidup sederhana yang telah dijalani selama ini berubah hanya karena dilantik sebagai pejabat negara. Semua jabatan pada dasarnya punya peran yang sama. Jangan sampai ada yang merasa lebih tinggi dari yang lain kartena jabatan hanya sebuah amanah. Saya percaya  pejabat baru ini bisa bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat dan bertindak lebih tepat,” tuturnya.

Berikut Pejabat Eselon II yang dilantik Menteri Basuki hari ini di lingkungan Setjen dan Direktorat Jenderal yaitu :
Di Lingkungan Sekretariat Jenderal:
1. Hasanudin, sebagai Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Kerjasama Luar Negeri
2. Luthfiel Annam Achmad, sebagai Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi, dan Tata Laksana
3. Puja Sumedhi, sebagai Kepala Biro Keuangan
4. Sriyanto, sebagai Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum
5. Siti Martini, sebagai Kepala Biro Hukum
6. Sumito, sebagai Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara dan Layanan Pengadaan
7. Velix Vernando Wanggai, sebagai Kepala Biro Komunikasi Publik
8. Kemas Mohamad Nur Asikin, sebagai Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi

Di Lingkungan Ditjen Sumberdaya Air:
1. Hartanto, sebagai Sesditjen SDA
2. Agus Suprapto Kusmulyono, sebagai Direktur Bina Penataan SDA
3. Widiarto, sebagai Derektur Pengembangan Jaringan SDA
4. Hari Suprayogi, sebagai Direktur Sungai dan Pantai
5. Adang Saf Ahmad, sebagai Direktur Irigasi dan Rawa
6. Lolly Matina Martief, sebagai Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan
7. Imam Santoso, sebagai Kepala Pusat Bendungan
8. Dwi Sugiyanto, sebagai Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku

Di Lingkungan Ditjen Binamarga:
1. Ober Gultom, sebagai Sesditjen Binamarga
2. Soebagiono, sebagai Direktur Pengembangan Jaringan Jalan
3. Achmad Ghani Ghazali Akmana, sebagai Direktur Pembangunan Jalan
4. Nurdin Manurung, sebagai Direktur Preservasi Jalan
5. Hedy Rahadian, sebagai Direktur Jembatan
6. Subagyo, sebagai Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah

Di Lingkungan Ditjen Ciptakarya
1. Rina Agustin, sebagai Sesditjen Cipta Karya
2. Dwityo Akro Soeranto, sebagai Direktur Keterpaduan Infrastruktur Permukiman
3. Rina Farida, sebagai Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman
4. Adjar Prajudi, sebagai Direktur Bina Penataan Bangunan
5. Mochammad Natsir, sebagai Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
6. Dodi Krispratamadi. sebagai Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan

Di Lingkungan Ditjen Penyediaan Rumah :
1. Eko Djoeli H, sebagai Sesditjen Penyediaan Rumah
2. Dedi Permadi, sebagai Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan
3. Christ R Panusunan Marbun, sebagai Direktur Rumah Susun
4. Lukman Hakim, sebagai Direktur Rumah Khusus
5. Hardi Simamora, sebagai Direktur Rumah Swadaya
6. Irma Yanti, sebagai Direktur Rumah Umum dan Komersial

Di Lingkungan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan :
  1. Iwan Nurwanto sebagai Sekretaris Direktorat Pembiayaan Perumahan
  2. Poltak Sibue sebagai Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan
  3. Didik Sunardi sebagai Direktur Pola Pembiayaan Perumahan
  4. Baby Setiawati Dipokusumo sebagai Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan
  5. Rifaid M. Nur sebagai Direktur Bina Sistem Pembiayaan Perumahan
  6. Lita Matongan sebagai Direktur Evaluasi Bantuan Pembiayaan Perumahan
Di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi :
1. Panani Kesai sebagai Sekretaris Jenderal Bina Konstruksi
2. R.M Dudi Suryo Bintoro sebagai Direktur  Bina Investasi Infrastruktur
3. Darda Daraba sebagai Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
4. Yaya Supriyatna sebagai Direktur Bina Kelembagaan dan Sumber Daya Jasa Konstruksi
5. H. Masrianto sebagai Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi
6. Rachman Arief Dienaputra sebagai Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan

Jun 13, 2015

Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur di Papua dan Papua Barat

Rabu, 13 Mei 2015 | 20:17 WIB
 

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemerintah berkomitmen mempercepat ketersediaan infrastruktur wilayah di Provinsi Papua, dan Papua Barat. Pasalnya anggaran di sektor ke-PU-an melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah dialokasikan sekitar Rp 7,7 triliun untuk Papua dan Papua Barat.

Alokasi dana tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015–2019 untuk mendorong percepatan dan perluasan pembangunan wilayah Papua dan Papua Barat. Termasuk di dalamnya meningkatkan kualitas pelayanan dasar, dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
Untuk memastikan langkah-langkah nyata tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono mengunjungi Kota Jayapura, di Provinsi Papua, Kabupaten Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Manokwari, di Provini Papua Barat sejak tanggal 8 Mei hingga 12 Mei 2015. 

Di kota Jayapura, Basuki mendampingi Presiden Joko Widodo untuk meresmikan dimulainya pembangunan (groundbreaking) Jembatan Holtekamp sepanjang 733 meter. Jembatan Holtekamp adalah jembatan terpanjang di Papua dan sebagai tengara Indonesia di kawasan Timur dan Pasifik.
Sedangkan di Papua Barat, Basuki melakukan perjalanan panjang sekitar 5 jam dari Kabupaten Manokwari ke Kabupaten Pegunungan Arfak. Untuk mencoba kawasan yang bergunung-gunung di ketinggian sekitar 2.800 meter di atas permukaan laut, Basuki mengendarai sendiri kendaraan melewati kondisi jalan yang baru dibuka, menyeberangi sungai-sungai kecil, dan lembah-lembah yang curam.

“Ini perjalanan yang paling mengesankan dalam hidup saya. Ribuan rakyat masih menetap di pegunungan yang perlu sentuhan pembangunan,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, pemerintah wajib hadir untuk melayani kebutuhan dasar rakyatnya dan membuka peluang potensi ekonomi wilayah yang ada.

Dalam pengembangan wilayah Papua Barat, perlu ditekankan pentingnya konektivitas antara pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan kawasan-kawasan penyangga dalam kerangka percepatan dan perluasan pengembangan wilayah Papua Barat.

Sesuai dengan RPJM 2015-2019 Papua Barat dirancang sebagai pusat pengembangan kawasan industri petrokimia, pengembangan kawasan pertanian, kawasan peternakan sapi, wisata bahari terpadu, dan pengembangan pusat-pusat kegiatan ekonomi kecil dan menengah.
"Saya harap, dalam lima tahun ke depan, aksesibilitas antar kota dapat dipercepat," harap Basuki.

Akses antar-kota termasuk untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan jalan Lintas Papua Barat, seperti ruas jalan Manokwari–Bintuni, peningkatan jalan Pegunungan Arfak, jaringan jalan di Kawasan Industri Teluk Bintuni, maupun konektivitas  di kawasan industri Arar Sorong, kawasan peternakan (Salawati, Bomberai, Kebar) dan lumbung pangan Sorong Selatan yang terhubungkan dengan Kota Sorong dan Manokwari.

Selain itu, Kementerian PUPR juga akan membangun jaringan sumber daya air dan ke-ciptakarya-an, penyediaan rumah-rumah khusus di kawasan perkampungan, maupun pembangunan rusunawa dan rusunami di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat.

Penulis: Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander

Staf Ahli Bapennas: Ibu kota direncanakan pindah pada semester I 2024

  Selasa, 21 Desember 2021 17:32 WIB   Tangkapan layar - Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Velix Vernando ...