Jul 20, 2013

Disambut Ritual Bakar Batu, 2 Menteri Canangkan Kota Mandiri di Pelosok Papua


Sabtu, 20/07/2013 17:01 WIB
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Lanny Jaya - Di tengah lapangan terbuka penuh lumpur yang dikelilingi perbukitan di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Mendiknas M Nuh dan Menkes Nafisah Mboy meresmikan pencanangan Tiom sebagai kota mandiri. Ribuan warga hadir menyaksikan momen penting bagi kawasan Pegunungan Tengah Papua itu.

Sebelum seremoni, rombongan menteri yang berangkat dari Wamena disambut Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalon dan tarian tradisional di Bandara Tiom, Sabtu (20/7/2013). Mendikbud, Menkes, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan sejumlah pejabat diberi mahkota bertahta burung berwarna kuning, cokelat, dan hitam. Di dekat bandara, puluhan orang melakukan ritual penyambutan yang oleh warga setempat sebagai bakar batu. Asap membubung di jalan menuju lokasi acara. 

Bandara dan lokasi acara hanya berjarak ratusan meter. Tapi karena jalannya menanjak, rombongan diangkut dengan mobil. Di sepanjang jalan, siswa-siswi PAUD hingga SMA menyambut di tengah terik matahari.

Di lokasi, sebuah panggung didirikan di bukit yang dikepras menjadi jalan. Di depan panggung, ribuan siswa-siswi dan warga mendengarkan sambutan-sambutan. Sesekali, mereka bertepuk tangan.

"Kami pakai upacara bakar batu agar ini (acara pencanangan) sah dan sukses," kata Bupati Befa Yigibalon dalam sambutannya.

Befa menyebutkan data-data penduduk dan fasilitas pendidikan seperti 143 PAUD, 60 SD, dan 23 SMP serta 5 SMA. "Meski gurunya ada yang masih buta huruf," kata Befa disambut senyum puluhan peserta acara.

Untuk fasilitas kesehatan, Tiom memiliki 1 RS. Befa yakin dengan pencanangan kota mandiri, Tiom akan menjadi kawasan alternatif di Pegunungan Tengah Papua.

Dalam sambutannya, Mendikbud dan Menkes menyampaikan dukungannya terhadap program kota mandiri Tiom. Mendikbud menyerahkan bantuan berupa dana pendidikan puluhan miliar rupiah, sedangkan Menkes memberikan mobil ambulans.

Peresmian pencanangan Tiom sebagai kota mandiri ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Mendikbud, Menkes, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Velix Wanggai, serta perwakilan Polda Papua. Tali di dekat prasasti digunting. Puluhan balon lepas ke udara dan menyebar di perbukitan hijau Tiom.

Tiom adalah ibukota Lanny Jaya. Pelosok Papua ini ditempuh melalui udara selama kurang lebih 20 menit dari Wamena atau 1 jam dari Jayapura. Permukiman Tiom dikelilingi perbukitan. Selain pertanian, kawasan ini juga sudah berhasil mengembangbiakkan kelinci dan memproduksi madu.

No comments:

Staf Ahli Bapennas: Ibu kota direncanakan pindah pada semester I 2024

  Selasa, 21 Desember 2021 17:32 WIB   Tangkapan layar - Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Velix Vernando ...